Archive for January, 2006

Jarum Waktu…………tak pernah berjanji untuk kembali

Tuesday, January 31st, 2006

Waktu berlalu…. satu persatu hari berganti….

Serpihan hati yang terhilang tak pernah dapat aku temukan kembali….

Ternyata setiap datangnya kebahagiaan terkadang harus direlakan pergi untuk waktu yang tak akan pernah berjanji untuk kembali……

"Aku bukan untuk mu"… ungkapan yang setiap kali berulang dalam pikiranku membuat aku mengenang waktu yang tak pernah berjanji untuk kembali……

"Tapi aku masih menginginkanmu" ….. adalah penghibur yang sering mencoba menahan laju langkahku……

Apakah kamu pernah merasa bahwa seandainya waktu berjanji akan kembali, dan bila kamu memperbaiki segalanya dan semua itu akan lebih baik??????

Tidak….tidak… sesekali tidak…. semuanya tidak akan lebih baik…

Jangan pernah meratap pada waktu yang tak akan pernah berjanji untuk kembali… Aku memaafkanmu…. tapi tidak untuk mencintaimu……….

Tak mengapa kau merindukanku…tapi jangan pernah bermimpi memilikiku….

Jarum….waktu tak pernah berjanji untuk kembali….. dan terimakasihku karena kau telah mengingatkanku… betapa singkatnya waktu, dan sayang bila ku tapaki hanya untuk merintih sakit kepergianmu….

Untukmu yang telah membawa serpihan hatiku…….

Berkaca Pada Dua dunia

Thursday, January 12th, 2006

Aku diam diantara dunia, dunia masa lalu dan dunia masa depan……

Seakan berat pada langkah, ku coba tapaki menuju pada satu arah…..

Seakan semua pasti,tanpa pernah ada keragu-raguan aku mencoba bukan hanya berjalan, bahkan aku ingin berlari untuk berusaha mendapatkannya…..

Semakin aku merasa mengetahui arah yang aku tuju……justru membawaku ke banyak persimpangan yang terkadang menghadirkan seribu pertanyaan…

Ku coba tanamkan sebuah keyakinan, terucap dalam doa….akan semua ketidak mampuanku…

Bukan sebuah kata yang bijak yang berkata "tidak" yang aku takutkan….. sesekali tidak….

Seringkali aku seperti berdiri diantara dua cermin, memiliki dua bayangan pada dua tempat secara bersamaan……

Seakan hidup pada dua dunia………….

Hidup pada masa lalu ternyata tak dapat dipungkiri……….. dan hidup di masa depan juga tak dapat dihindari……

Aku hanya tahu…ternyata berkaca pada dunia tidak dapat aku hindari………

Jika bukan karena masa lalu…….. aku tak akan pernah hidup di masa depan….

Jika bukan karena masa lalu……..aku juga tidak akan pernah berharap akan masa depan….

How is Your Day Today

Tuesday, January 3rd, 2006

Beberapa tahun lalu, saya memulai kebiasaan saya, yang mungkin menurut orang sangat aneh untuk dilakukan. Tapi ternyata bagi saya hal ini sangat membantu dan membuat saya merasa lebih bisa hidup menjadi seorang manusia.

Hampir di setiap pagi sebelum mandi, dan sesudah minum segelas air putih saya menghampiri cermin yang ada di salah satu sisi tembok kamar saya. Sambil melihat kearah cermin saya selalu menanyakan pada diri saya sendiri "How’s your day today?"…. "What you want to be?", "How you will start your day?"…hmmmm

Saya ketawa pada saat awal memulai kebiasaan ini beberapa tahun yang lau, namun seiring dengan waktu saya baru menyadari betapa pentingnya terkadang memberikan perhatian kepada diri kita sendiri. Kalau anda mempunyai waktu untuk menanyakan kabar orang-orang di sekitar anda saat bertemu dengan mereka, kenapa anda tidak mempunyai waktu untuk bertanya pada diri anda sendiri.. mungkin alasan ini lah yang mendorong saya untuk saya memulai kebiasaan yang mungkin bagi kebanyakan orang adalah sesuatu yang membingungkan dan sangat aneh untuk dilakukan.

Saya selalu percaya, bahwa setiap kali kita memulai hari kita, adalah kita yang menentukan bagaimana kita akan menjalani sepanjang hari itu, mulai dari bangun pagi, berangkat beraktivitas hingga nanti kita akan merebahkan diri dan menutup mata untuk mengakhiri hari dengan bermimpi. Sepanjang hari akan terasa berat jika anda memilih pilihan yang salah pada saat anda memulai hari itu. Mungkin kerjaan yang menumpuk dan banyak masalah memaksa kita untuk bersikap bad mood hari itu. Namun saya sangat percaya, bahwa bukan mereka yang mengendalikan kita tetapi kita yang mengendalikan mereka, di saat saya memilih untuk memulai hari dengan gembira walaupun harus memaksa sedikit tersenyum yang mengatakan saya baik-baik saja dengan setumpuk masalah ini, maka apa yang awalnya adalah kepura-puraan akan menjadi suatu wujud yang nyata. Dan saya percaya dengan sedikit senyuman pada diri sendiri di dalam cermin, akan memberikan semangat yang baru, yang saya dan anda juga mungkin tidak akan mengerti dan menyadari hadirnya semangat yang baru bagi anda.

Kebiasaan ini sudah hampir empat tahun saya lakukan, dan telah melepaskan saya dari banyak-banyak masalah, karena saya semakin tahu apa yang saya mau, bagaimana diri saya saat itu karena saya bersedia meluangkan waktu, mungkin sekitar 5 menit untuk melihat diri saya sendiri, dan bertanya "How’s your day today?"….. Anda tidak akan pernah percaya sebelum anda mencoba sendiri…… Gb