Archive for February, 2006

Seikat Kembang Tak Akan Kukenang

Friday, February 17th, 2006

Hari bahagia…….

Aku bisa membayangkan, goresan bahagia yang akan terlukis di wajah mu hari ini……

Dengan sejuta cinta mungkin saat ini kau sedang berjalan, tapaki jejak-jejak cinta…

Lonceng gereja mulai berdentang dengan kerasnya…. memberi tanda hidupmu takkan pernah jadi harapku lagi.

Seikat kembang wujud hadirku dalam hari bersejarahmu……

Ku beri tulus tanda aku turut dalam bahagiamu….

Aku bahagia……walaupun disaat yang sama mungkin ini air mata terakhir untukmu…

Semua kenangan akan berhenti disini, berakhir dengan sejuta kisah yang pernah manis untuk dikecap….

Selamat berbahagia… dan seikat kembang untukmu  yang tak akan pernah ingin kukenang…..

Berakhirlah sudah cerita kita………..

Berawal Sama Namun Berakhir Dengan Dua Tujuan Yang Berbeda

Monday, February 13th, 2006

Jika aku harus meneteskan air mata??? Aku akan melakukannya dengan bahagia….

Jika aku harus melupakannya??? Aku pun akan melakukannya dengan bahagia…..

Menjejakkan langkah-langkah kaki kita pada jalan yang kita rintis berdua…..

Berawal yang sama, mata ini ingin selalu melihat keindahaan dalam senyum manismu…

Hampir setiap kata yang terucap dari bibirmu adalah kata yang pasti akan terucap dari bibirku….

Setiap aku melihat cinta dalam bening bola matamu…. Aku tahu kau juga pasti melihat sebuah ketulusan cinta dari bening bola mataku….

Semua berawal sama……….

Dikala resah menghampiri diriku, aku tahu kau juga merasakan resah yang sama, karena kita punya kerinduan yang satu…..

Namun………..

Waktu ternyata tak dapat dibendung, kita memiliki rasa cinta yang sama namun berbeda dalam mengartikannya………

Dikala kesetiaan adalah yang terpenting bagi ku……. Kau memandang cinta sebagai sebuah kehadiran…..

Dikala kejujuran adalah cinta bagiku…….. Kau memandang cinta sebagai sebuah pujian dan rayuan…..

Waktu ternyata tak dapat dibendung…….

Mengikis hari-hari kita, coba hancurkan tembok cinta…

Pada akhirnya aku menyadari…….

Kita berawal pada cinta yang sama tetapi mengarah pada dua tujuan yang berbeda…..

Jika hari ini aku harus menangis untuk bahagia mu, aku akan melakukannya dengan bahagia untuk terakhir kalinya….

Pintaku……… jangan pernah mencari diriku dalam dirinya, karena aku juga tak akan pernah mencari dirimu lagi……

Bahagialah pada tujuanmu…. Tertawalah pada hari mu, maka damai dan doaku kan bersamamu….

Dari kisah cerita kita……….

Dari canda-canda kita……..

Dari hari-hari kita….

Yang berawal sama namun berakhir dengan dua tujuan berbeda……..

Bahagialah cinta……ijinkan aku mencari dan memandang masa depanku……..